Pengertian dan Cara Kerja DNS

Tema artikel kali ini yaitu Pengertian dan Cara Kerja DNS (Domain Name System), nah pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang DNS (Domain Name System) yang sangat membantu dan mempermudah di dalam jaringan internet, fungsi DNS yaitu menerjemahkan nama-nama host (hostname) menjadi alamat ip atau sebaliknya sehingga nama host akan lebih mudah diingat oleh para pengguna internet.

A.Pengertian DNS (Domain Name System)

   DNS adalah singkatan dari Domain Name System, sedangkan pengertian DNS adalah suatu sistem distribusi database yang digunakan untuk pencarian sebuah nama komputer pada suatu jaringan dengan menggunakan protokol TCP/IP (Transminission Control Protocol / Internet Protocol). DNS saat ini digunakan oleh beberapa aplikasi yang terhubung ke internet, aplikasi-aplikasi tersebut diantaranya web browser, email, FTP client, sehingga berkat adanya DNS aplikasi tersebut bisa mengenali nama komputer tanpa perlu mengetahui IP Address-nya. Fungsi DNS yang paling utama adalah memetakan nama komputer atau hostname suatu komputer ke IP Address. Dengan begitu kita jadi terbantu bisa mengakses komputer tertentu tanpa harus menghafal ip address yang berupa angka yang cenderung lebih sulit dibandingkan menghafal nama.
Contoh : www.google.com adalah sebuah domain dan sekaligus nama dari host komputer. Ketika kita sedang mengakses www.google.com pada web browser, pada dasarnya yang kita akses tersebut adalah IP Address sebuah server milik GOOGLE berupa deret angka / ip 74.125.130.113, kemudian oleh DNS dipetakan hingga menjadi sebuah nama www.google.com yang lebih mudah untuk kita hafal. Jadi jika kita mengetikan alamat IP 74.125.130.113 di browser (Mozila / Chrome atau yang lainnya juga bisa), halaman yang tampil akan sama dengan ketika kita mengetikan nama www.google.com di browser.

B.Sejarah Tentang DNS

   Setelah mengetahui tentang pengertian DNS sekarang kita akan menjelaskan sejarah DNS Secara singkat.DNS singkatan dari Domain Name System. DNS pertama kali ditemukan yaitu pada tahun 1983 oleh Paul Mockapetris, sebelum ditemukan DNS, dahulu ada satu cara yang bekerja seperti layaknya DNS yang digunakan pada saat ini namun konsepnya masih manual, yaitu menggunakan sebuah file yang didalamnya terdapat nama-nama komputer dan IP Address-nya, file/data tersebut bernama HOSTS Files, berkat adanya hosts files maka seluruh komputer yang terhubung dalam satu jaringan bisa saling mengakses dengan hanya mengetikan nama yang telah tertulis dalam hosts files tanpa harus mengetahui IP Address-nya.
Cara ini memiliki kelemahan dimana ketika pada satu jaringan ada penambahan unit komputer, maka harus ada pembaharuan hosts files, yaitu menambahkan nama dan IP Address dari komputer baru tersebut. Celakanya hosts files yang telah diperbaharui tersebut harus dicopy-kan ke seluruh komputer yang ada pada jaringan tersebut, karena host files disimpan pada masing-masing komputer. Kita bisa bayangkan jika konsep ini masih dipake sampe sekarang, seluruh komputer server di dunia harus mengcopy hosts files setiap kali ada komputer baru yang terhubung ke jaringan internet.
Seiring berkembangnya pengguna komputer yang saling terhubung pada waktu itu, lalu ditemukanlah suatu solusi cerdas sebagai pengganti konsep lama penggunaan hosts files, sistem baru tersebut bernama DNS (Domain Name System). Cara kerjanya akan kami jelaskan pada sub bab cara kerja DNS pada artikel ini.

C.Cara Kerja DNS

      Proses kerjanya DNS berhubungan dengan 2 komponen penting yaitu Client DNS dan Server DNS. Client DNS disebut dengan Resolvers dan Server DNS disebut dengan Name Server.


  1. Resolvers DNS mengirim permintaan ke Name Server yang berbentuk sebuah queries.
  2. Kemudian Name Server akan memproses permintaan tersebut dengan langkah pertama melakukan pengecekkan domain yang diminta apakah ada pemetaannya ke IP Address Host tertentu atau tidak ada local database DNS-nya, dan sekaligus mengontak Name Server lain untuk pengecekkan permintaan si resolvers tersebut.
  3. Maka jika tidak ditemukan Name Server akan membersihkan pesan kesalahan kepada Resolvers atau Client, dan jika ditemukan, maka Resolvers akan menghubungi host yang dituju dengan menggunakan IP Address hasil dari penerjemahan Name Server.

Kelebihan Dari DNS 

   DNS memiliki kelebihan sebagai berikut : 

  • Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi disusahkan untuk mengingat IP Address sebuah komputer, cukup dengan hostname.
  • Konsisten, IP Address sebuah komputer boleh berubah, tapi hostname tidak boleh berubah.
  • Simple, DNS server mudah untuk dikonfigurasikan (bagi admin). 

Seorang anak dari Purworejo yang berusaha ingin mengembangkan blognya dengan pelajaran yang sudah diterimanya disekolah.

4 Responses to "Pengertian dan Cara Kerja DNS"